Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!

Menjadi importir sukses tentu merupakan impian besar bagi banyak orang tanpa terkecuali. Bisnis impor sudah sangat digemari oleh banyak pebisnis karena keseruannya dan profit yang dihasilkan dari impor barang bisa berlipat ganda. Banyak produk-produk dari luar negeri yang sangat berpotensi untuk diimpor loh! Terkadang bisa juga karena harga produksi di luar negeri lebih murah, maka dari itu para importir berani meinginvestasikan waktunya untuk mendalami bisnis impor. Dalam era digital ini, persebaran informasi terjadi sangat cepat dan sangat mudah untuk dapat diakses oleh siapapun. Teknologi ini pun sudah mulai banyak dimanfaatkan oleh beberapa importir untuk memperluas marketnya dalam dunia online. Pergantian  trend yang sangat cepat merupakan momentum kuat bagi para importir untuk mendapatkan untung berkali-kali lipat.

Namun, ternyata menjadi importir sukses itu tidak semudah yang dikira. Banyak waktu dan tenaga yang sudah terkuras. Melalui banyak Trial and Error  hingga mengalami kerugian sekalipun. Hal itu dikarenakan perlunya pengalaman yang kuat dalam melakukan bisnis impor. Mulai dari managemen, pengaturan stok, memilih produk yang baik, menganalisa supplier, dll. Banyak sekali hal – hal minor hingga mayor terjadi saat eksekusi. Cara pembelajaran yang paling ampuh adalah melalui pengalaman dan jam terbang, namun kali ini AsiaCommerce akan membagikan 5 tips sukses menjadi importir sebagai strategi pembekalan, yaitu:

1. Cari Market Terlebih Dahulu

Untuk menjadi importir sukses, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah untuk mencari market yang ingin dituju. Mencari market diartikan sebagai mencari target market yang ingin dituju secara spesifik atau bisa disebut Market Niche, dimana kita memahami faktor demografi dan kebiasaan market. Faktor demografi sendiri dimulai dari jenis kelamin, umur, wilayah yang ingin dituju. Kebiasaan market juga bisa diartikan sebagai People’s Buying Behavior, dimana kita memahami bahwa kebiasaan setiap orang dalam membeli berbeda-beda. Dimulai dari sebuah analisa yang jelas dan spesifik, kita akan mengerti kebutuhan mereka dan bagaimana cara menjualnya. Setelah mengerti segala permasalahannya, disitu kita membawa produk impor sebagai penyelesaian untuk masalah mereka. 

Contoh: Ada pasangan suami istri yang sangat suka mendekorasi rumahnya, namun mereka memiliki anak yang masih kecil dan bisa dikatakan berbahaya terhadap barang dekorasi rumah yang berbahaya. Maka dari itu ada importir yang melihat kesempatan itu dan mulai mencari barang yang dapat memenuhi kebutuhan sekaligus menyelesaikan masalah mereka, yaitu dengan mengimpor barang dekorasi yang aman untuk anak-anak atau child-friendly.

2. Cari Supplier yang Dapat Dipercaya

Hal kedua yang harus dilakukan untuk menjadi importir sukses, yaitu mencari supplier yang dapat dipercaya. Setelah kita mengetahui permasalahan yang ingin diselesaikan, saatnya kita baru mencari produk untuk menjadi solusinya. Banyak yang bertanya apakah lebih baik untuk mencari barang dulu atau mencari market dulu. Jawabannya adalah lebih direkomendasikan untuk kita mengerti kondisi market yang ingin dituju terlebih dahulu. Dengan demikian, akan meminimalisir resiko stok barang mati dan slow sales.

Mencari supplier internasional bukanlah hal yang mudah, karena keterbatasan kita untuk melakukan kontrol terhadap supplier.  Seperti dalam kasus importir yang paling mayoritas adalah mencari supplier dari negara China. Sangat penting untuk mendapat supplier yang dapat dipercaya karena itu bersangkutan dengan konsistensi kualitas barang, harga yang tidak mudah berubah, dan waktu yang berganti-ganti. Permasalahan seperti itu akan sangat merugikan kita sebagai importir dalam hal uang maupun tenaga. Namun, ada beberapa strategi mudah untuk kita bisa mendapatkan supplier terpecaya seperti yang sudah tim AsiaCommerce jelaskan secara detail di blog kami sebelumnya Disini.

3. Tes Produk

Langkah berikutnya untuk menjadi importir sukses yaitu tes produk atau Product Testing. Dimana dalam fase ini kita sudah menemukan produk yang ingin dijual yang dapat menyelesaikan permasalahan market. Namun, bukan berarti telah selesai, karena kita belum tau seberapa banyak peminat dari produk ini secara real. Dalam fase ini, juga sangat penting untuk kita menguji analisa kita terhadap Buying Behavior market kita.

Banyak importir yang telah berhenti pada poin ke-2 dan langsung menginvestasikan uangnya secara penuh untuk menjual tanpa tes produk terlebih dahulu. Dapat dikatakan banyak permasalahan baru yang akan dihadapi hingga mengalami kerugian sangat banyak jika kita tidak melakukan analisa tes produk. Saat produk yang kita coba tes dalam jumlah kecil masih kurang berpotensi untuk dijual di market, maka ada baiknya kita mengulang lagi dari fase pertama hingga tes produk memiliki nilai analisa yang baik. Memang dibutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak pada tahap ini, namun bisa dibilang tahap ini sebagai penentu keberhasilan kita sebagai importir.

4. Kunci Market

Langkah berikutnya yaitu dengan melakukan kunci market. Setelah produk yang kita pilih dan market kita cocok dan saling berhubungan, sangat penting untuk kita Mengunci market tersebut. Dengan tujuan agar market kita tidak lari ke kompetitor lain atau menghilang begitu saja. Hal paling dasar yang harus diketahui untuk menjadi importir sukses adalah mengunci market adalah dimana market yang membutuhkan bisnis kita untuk mempermudah hidup mereka. Bukan kita yang terus mengejar market, namun market yang mengikuti kita.

Ada beberapa cara untuk melakukan kunci market, seperti memberikan diskon tertentu, sistem  membership, bahkan hingga melalui servis kita kepada market kita. Sebagai contoh, misalnya ada 1 pembeli yang sudah melakukan pembelian produk dari kita, namun, sangat susah dan memakan biaya yang cukup mahal untuk logistiknya. Kita bisa kunci market kita dengan memberikan layanans lebih seperti ongkos kirim gratis dan sebagainya. Maka setelah market terkunci, pembeli langganan kita pun tidak akan mempermasalahkan harga kita yang sedikit lebih mahal sekalipun dari kompetitor karena layanan yang lebih baik.

5. Mengikuti Perkembangan Jaman

Langkah terakhir untuk menjadi importir sukses adalah untuk fleksibel dalam artian mau untuk mengikuti perkembangan jaman. Seperti yang kita ketahui, bahwa jaman sudah berevolusi menjadi modern. Informasi sudah bergerak sangat cepat dan banyak event-event yang lebih terekspos. Dalam artian pengertian tentang produk yang dibanggakan dari luar, pengaruh influencer dari luar, dll akan mempengaruhi daya beli di market lokal kita. Tren-tren seperti inilah yang ingin ditangkap oleh importer sebagai momentum terkuat.

Banyak sekali kekaguman dan keinginan market lokal untuk memiliki barang tersebut, namun mereka tidak bisa dengan gampang mengimpor sendiri dengan kuantitas hanya 1 biji oleh karena pajak dan harga yang jauh lebih mahal. Maka dari itu, importir akan bisa lebih mudah mengakses produk-produk ini dan melakukan distribusi sangat cepat di market kita. Semakin awal importer menemukan tren yang masuk di market kita, semakin besar pula keuntungan yang didapat. Percaya tidak percaya, dengan melakukan strategi ini, importer bisa mendapat profit bersih hingga 400 – 500% dari harga per barangnya. Bayangkan dari profit besar tersebut datang dari 2 ton produk yang sedang trending, maka akan sangat luar biasa penghasilanny

Catatan:

Namun, ada catatan sangat penting dalam tahap ini. Tidak semua Global Trend masuk dalam Indonesia, selain itu tidak semua Global Trend masuk dalam waktu yang sama. Artinya adalah tidak semua tren dari luar memiliki budaya dan ketertarikan yang sama di market kita dan tidak semua tren yang baru viral langsung masuk ke Indonesia dalam waktu dekat. Memang diperlukan keahlian analisa yang baik dari importir agar tidak termakan oleh tren dan menjadi rugi. Maka dari itu, banyak importir sudah menggunakan teknologi yang dapat membantunya mengkalkulasi supaya tidak bergerak tanpa arah dan menjadi rugi.

Dari langkah pertama hingga langkah terakhir, dibutuhkan waktu yang tidak singkat karena setiap harinya adalah pembelajaran yang baru bagi importir. Namun, memang harus dilakukan dengan sabar dan sebisa mungkin memiliki partner bisnis yang sudah paham prosesnya. AsiaCommerce sendiri sangat membuka peluang partner dengan tujuan utama yaitu membuat seluruh importir kami sukses dalam bidangnya. Salah satunya dengan cara AsiaCommerce yang mengatur segala proses impor dari mulai pemilihan supplier, rekomendasi produk trending, melakukan distribusi marketing, logistik, dan sebagainya. Dengan begitu Anda dapat dengan fokus menganalisa market dan melakukan sales, tanpa perlu bingung oleh segala proses impor hingga distribusi barang. Yuk! Segera bergabung bersama AsiaCommerce, karena kami akan membimbing dari proses awal hingga akhir!